Sunday, April 18, 2010

"Berkah Sedekah dan Menyantuni Anak Yatim" [01]

Judul Buku        : Cahaya Langit, Hidup Tak Selamanya Hitam
                                     -Inspired by True Stories-
Penulis Buku     : Ust. Bobby Herwibowo, Lc
Penerbit                : Kuwais


“ 2 Jam, 2 Kali Lipat “
-    “Ma, ingat tidak,, dua jam lalu aku memintamu mentransfer uang satu setengah juta ke rekening Arif. Subhanallah, dalam tempo dua jam, Allah langsung membalas dua kali lipat dari sedekah kita!!!”
-    Perniagaan di Jalan Allah sedikitpun tidak mendatangkan kerugian, akan tetapi malah bertambah, bertambah, bertambah, dan bertambah!

“ 40 Juta untuk Orang Tua Berhaji “
-    “Dan kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada kedua orang tua.” (Al-Ankabut [29]:8)
-    Tidak ada yang sia-sia saat kita melakukan kebaikan. Energi kebaikan itu akan kembali kepada pemiliknya. Bahkan ia bisa kembali menjadi besar hingga menggunung dan mengejutkan pemilik kebaikan itu. Apalagi bila kebaikan itu ditunaikan kepada orang tua yang begitu berjasa atas kehidupan kita? Bukankah Allah akan ridha bila orang tua meridhai kita?

“ Pantat Low Bed “
-    Allah Swt. tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa untuk membalas kebaikan setiap hamba-Nya.
-    Berbagi di jalan Allah akan mendatangkan balasan berlipat ganda. 40 juta rupiah yang mereka bagikan, hanya dalam hitungan hari dibalas menjadi 165  juta.

“ Sebuah Taman Surga Bernama Pondok Rizki di Serpong, Tangerang “
-    Segala puji bagi Allah Swt. yang memudahkan dan melapangkan hati hamba-Nya untuk berjuang dan berkorban di jalan-Nya.
-    Subhanallah, pembangunan berjalan lancar dan tempat itu kini sudah dipakai untuk belajar dan beribadah. Argo meteran pahala pun sudah berputar dari Allah Swt. untuk mereka.
-    Semua karyawan yang bekerja di sana adalah anak-anak yatim asuhan ibunda. Ini pun menjadi penambah keberkahan rumah makan tersebut, sebab ibunda dan keluarga telah memberdayakan mereka.
-    “Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu..” (Muhammad [47]:7)

“ Sun Glasses Seharga Kapal Tanker “
-    Dalam keterpurukan itu, Itang memilih untuk hidup lebih dekat kepada Allah Swt. Hingga suatu malam, dalam tahajudnya, Allah memberinya perasaan damai, sehingga ia begitu rindu menunggu pagi. Usai melaksanakan shalat Shubuh, ia langsung mengenakan pakaian dan kemudian berangkat ke suatu tempat di daerah Lapangan Banteng, Jakarta.
-    “ Saya baru sadari bahwa bisnis yang saya miliki kini rupanya tiada lain adalah balasan Allah atas kacamata Mont Blanc hijau yang pernah saya berikan kepada seseorang di Mekkah dulu!”

“ Infaq : Perniagaan yang Tiada Merugi “
-    “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah, mendirikan shalat dan menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tiada merugi. “ (Fathir [35]:29)
-    “ Pak Ustadz, sama seperti pengusaha lain, saya merintis ini denga jatuh bangun. Namun sejak saya bertekad untuk menaikkan zakat saya hingga 5% dari penghasilan, subhanallah, Allah berkenan memberikan rezeki yang melimpah kepada saya, keluarga dan semua orang yang terlibat dalam usaha ini.” Ia menambahkan, “Saya amat percaya semakin banyak kita membantu Allah, Dia pun akan lebih banyak lagi akan memberi balasannya kepada kita. Dan itu telah kami rasakan kebenarannya!”
-    Para karyawannya yang berjumlah ratusan, tidak ia rumahkan. Bahkan beliau tambahkan gaji mereka, sehingga membuat karyawan tersebut senang, tidak resah dengan harga bahan pokok yang menggila pada saat itu, dan akhirnya… mereka pun berdoa untuk kebaikan pemilik usaha. Subhanallah, siapa yang suka memberi, ia pasti akan diberi.
-    “Mungkin rahasianya adalah setiap kali kebun dan tanah ini memberi hasil, hanya sepertiga darinya yang aku makan. Sepertiganya lagi aku kembalikan kepada tanah ini sebagai tambahan modal. Lalu sepertiganya lagi, aku berikan kepada Allah Swt. sebagai infakku di jalan-Nya. Itulah amalan rutin yang aku kerjakan sehingga membawaku pada hasil yang sedemikian.”

No comments: